TAX JOURNAL
Pemeriksaan Pajak
Kamis, 12 Juli 2012 11.21 WIB
Perpajakan Atas Bendaharawan Pemerintah
Selasa, 26 Juni 2012 15.15 WIB
Pemerintah Lunak Soal Pajak Reksa Dana
Senin, 25 Juni 2012 18.31 WIB
Perlakuan Pajak Pada Bisnis Retail/Eceran
Rabu, 20 Juni 2012 14.12 WIB
Pajak Terhadap Yayasan
Kamis, 07 Juni 2012 14.02 WIB
Perluasan Uji Coba Billing System
Senin, 04 Juni 2012 21.14 WIB
1 2 3 >  Last ›
Perlakuan Pajak Property Atas Apartemen atau Rumah Susun
   Oleh : Lena Yong



Kamis, 31 Mei 2012 16.15 WIB
(Managementdaily - Tax) - Kita ketahu di saat ini  gaya hidup masyarakat untuk tinggal di Rumah Sususn atau Apartemen sangat besar,begitu banayak peminat yang menginginkan memiliki rumah susun atau apartemen.

Pembangunan rumah susun atau apartemen semakin berkembang saat ini,dimana-mana banyak property yang dibangun.

Para developer berlomba menawarkan harga-harga promo atau harga yg murah untuk sebuah bangunan rumah susun atau apartemen,untuk menarik para pembeli.

Bagi para pembeli harus jeli dengan harga yang ditawarkan karena biasanay belum termasuk biaya pajak .

Kalau saudara ingin memiliki rumah suusn atau apartemen dan ingin tahu berapa pajak yang akan dikenakan.Bisa dilihat paja apa saja yang akan dikenakan.

PPN

Hampir dapat dipastikan semua transaksi apartemen baru dikenakan PPN, karena hanya properti seharga Rp42 juta ke bawah yang dibebaskan dari PPN. Nilai PPN 10 persen dari harga jual. Jadi, kalau apartemen Rp100 juta, PPN yang harus dibayar 10% x Rp100 juta = Rp10 juta. PPN biasanya dibayarkan melalui developer, termasuk pelaporannya, dilakukan oleh developer.

BPHTB

Bea ini dikenakan terhadap semua transaksi apartemen baik baru maupun lama yang dibeli dari developer atau perorangan. Besarnya 5 persen dari nilai transaksi setelah dikurangi nilai jual objek pajak tidak kena pajak (NJOPTKP). Di Jakarta NJOPTKP ditetapkan pemerintah provinsi sebesar Rp60 juta. Jadi, untuk apartemen seharga Rp100 juta, BPHTB yang harus dibayar adalah 5% x (Rp100 juta – Rp60 juta) = Rp2 juta.

AJB, Pertelaan dan BBN

AJB, pertelaan dan BBN biasanya dibayar satu paket. Besarnya kurang lebih satu persen. Jadi, bila harga apartemen Rp100 juta, biaya yang harus dirogoh untuk ketiga item itu adalah Rp1 juta.

PPnBM

Seperti sudah disinggung di atas, khusus untuk apartemen dengan harga bangunan Rp4 juta ke atas per m2 atau luasnya 150 m2 ke atas diwajibkan membayar PPnBM. Tapi pajak ini hanya dikenakan pada apartemen yang dibeli dari developer. Besarnya 20 persen dari harga jual dibayar saat bertransaksi. PPnBM tidak berlaku untuk transaksi antarperorangan.

Bagaimana dengan kewajiban setelah kita membeli apartemen

Selain membaya service charge,kewajiban yang harus dibaya adala PBB yang akan ditagih setiap bulan Maret

Cara menghitung PBB

A. Hitung nilai perbandingan proposional (NPP) unit apartemen atau satuan rumah susun dengan rumus: NPP = (LSn x 100%) / T LSn

Keterangan:

Sn: Satuan rumah susun (unit apartemen)

LSn: Luas unit apartemen

T LSn: Total luas unit apartemen

B. Hitung luas bumi (tanah) proposional: NPP x luas tanah bersama

Hitung luas bangunan proposional: NPP x total luas bangunan bersama

Luas bangunan proposional: total luas bangunan – total luas seluruh unit apartemen dan ruang komersial

C. Hitung NJOP:

NJOP bumi proposional: luas bumi proposional x NJOP tanah yang ditetapkan kantor pajak setempat

NJOP bangunan proposional: luas bangunan proposional x NJOP bangunan yang ditetapkan kantor pajak setempat

NJOP unit apartemen: luas unit apartemen x NJOP bangunan yang ditetapkan kantor pajak setempat.

Point A, B dan C kemudian dijumlahkan untuk memperoleh NJOP total

Hitung NJOP Kena Pajak (NJOPKP)Rumusnya: NJOP total-NJOP Tidak Kena Pajak (NJOPTKP)

NJOPTKP telah ditetapkan pemerintah sebesar Rp10 juta

D. Menghitung PBB:

Untuk apartemen yang nilainya di bawah Rp1 miliar rumusnya: 0,5% x 20% x NJOPKP.

Untuk apartemen yang nilainya Rp1 miliar ke atas rumusnya: 0,5% x 40% x NJOPKP.

(Lena Yong/IK/md)
Bookmark and Share
Berita Terkait :


COMMENT
Betul juga ya kita harus tau pajak apa aja yg dikenakan saat beli apartemen,biasanya promo disc padahal belum masuk pajak
Pokoyo
2012-06-01 11:04:12
LEAVE A COMMENT

       
Nama * :  
Email * : (tidak ditampilkan)
Website : (tanpa http:// )
Comment :  
Code * :  
     
     
Journal Column Experts
News Journal Column Experts
Journal Column Experts
Journal Column Experts
Journal Column Experts
Journal Column Experts
Journal Column Experts
News Journal Column Experts
News Journal Column Experts
Journal Column Experts